APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT NENAS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG PANJANG

  • Jati Nurcholis Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Basrun Basrun Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Syaifuddin Syaifuddin Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Buhaerah Buhaerah Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
Keywords: Pupuk organik, kulit nenas, kacang panjang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair kulit nanas pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan empat perlakuan tiga kali ulangan, sehingga terdapat 12 bedengan percobaan. P0 = Tanpa perlakuan (kontrol); P1 = 150 milliliter pupuk organik cair kulit nanas + 1 liter air per bedengan = 1.041 liter per hektar; P2 = 300 milliliter pupuk organik cair kulit nanas + 1 liter air per bedengan = 2.083 liter per hektar; P3 = 450 milliliter pupuk organik cair kulit nanas + 1 liter air per bedengan = 3.124 liter per hektar. Penggunanaan pupuk organic cair kulit nenas pada tanaman kacang Panjang memperlihatkan perbedaan pertumbuhan pada perlakauan dengan tidak memberikan pupuk organic cair kulit nenas. Pemberian pupuk organic cair dengan dosis 450 mililiter fermentasi kulit nenas + 1 liter air setiap bedengan menunjukkan pengaruh nyata dibandingkan dengan perlakuan yang lain, Rata rata pertumbuhan tinggi tanaman mencapai 203,56 centimeter dengan jumlah daun rata rata mencapai 48,27 helai serta berat basah rata -rata mencapai 100,73 gram.

Published
2020-12-21