PERFORMA AYAM PEDAGING TERHADAP PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DALAM PAKAN

Performance of Broiler Feed Dietary of Moringa Leaf Meal (Moringa oleifera)

  • Muhammad Yunus Jurusan Peternakan, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Djoni Prawira Rahardja Ilmu dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
  • Laily Agustina Rotib Ilmu dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Keywords: Broiler, tepung daun kelor, performa

Abstract

Perkembangan genetik, dan industri pakan ternak dewasa ini telah membawa perkembangan yang siginifikan dalam industri perunggasan dengan meningkatkan pencapaian bobot akhir hingga 2 kg hanya dalam waktu < 30 hari. Namun demikian, pencapaian ini masih diikuti dengan peningkatan munculnya masalah terkait dengan kondisi fisiologis ayam seperti kematian mendadak (sudden death syndrome) dan penyakit pernafasan, serta masalah pada kaki terutama pada kondisi pemeliharaan di daerah tropis. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi dampak dari lingkungan terhadap produktivitas ayam pedaging diantaranya dengan penggunaan berbagai jenis tanaman herba untuk meningkatkan daya tahan tubuh memberikan nilai tambah pada produk daging yang dihasilkan. Salah satu jenis herba yang telah lama dikenal di Indonesia sebagai sayuran dan dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak pada ayam pedaging ialah tanaman kelor. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor dalam pakan terhadap performa ayam pedaging. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Unggas, Laboratorium Fisiologi Ternak, dan Laboratorium Kimia dan Makanan Ternak Universitas Hasanuddin, bulan November 2015 sampai Januari 2016. Penambahan tepung daun kelor hingga 4% dalam pakan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap performa, terutama pada pencapaian berat badan akhir, dan efesiensi penggunaan pakan ayam pedaging.

Published
2020-12-21