ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI KAKAO DI KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN

Analysis of The Financial Feasibility of Cocoa Farming in North Luwu District, South Sulawesi Province

  • Eka Triana Yuniarsih Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
  • Sunanto Sunanto Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
  • Wardah Halil Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
Keywords: Kelayakan, finansial, kakao

Abstract

Prospek harga dan peluang pasar, kelayakan dan stabilitas usaha perlu diperhatikan dalam perencanaan dan pengelolaan perkebunan kakao. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani kakao dan biaya jasa yang diterima petani sebagai pertimbangan untuk keberlanjutan usahatani kakao. Penelitian dilakukan di areal sentra produksi kakao yaitu di Desa Tamboke, Kecamatan Suka Maju, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis anggaran parsial dengan parameter B / C dan R / C ratio, analisis kemanfaatan dan sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kakao di Kab. Luwu Utara layak secara finansial dalam hal keuntungan usahatani, biaya jasa yang diterima oleh petani dan manfaat yang diperoleh melalui skenario perubahan baik melalui peningkatan biaya output atau penurunan harga kakao. Namun petani belum memanfaatkan usahataninya secara optimal, terutama dalam budidaya dan pengolahan biji kakao, sehingga akan menghasilkan nilai tambah bagi usahatani kakao.

Published
2021-05-24