PERANAN MEDIA PENYULUHAN ELEKTRONIK TERHADAP TINGKAT ADOPSI INOVASI PETANI PADI SAWAH

The Role of Electronic Counseling Media On The Adoption Level of Rice Farmer Inovation

  • Arief Sirajuddin Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Hermaya Rukka Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Ismai Tandi Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
  • Muzakkir Muzakkir Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa
Keywords: Kelompok Tani, Penyuluhan Pertanian, Media Penyuluhan, Adopsi Inovasi

Abstract

Tujuan menggunakan media adalah untuk memperjelas informasi yang disampaikan sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan perhatian dan kemampuan sasaran. Dengan demikian media berperan penting antara lain dalam memberikan pengalaman yang kongkrit dan sesuai dengan tujuan belajar. misalnya tingkat pendidikan formal petani yang sangat bervariasi, keterbatasan sarana dan waktu belajar bagi petani. Penelitian yang dilaksanakan termasuk jenis penelitian deskriptif dengan metode survei yaitu suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai nfakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Populasi penelitian ini adalah anggota Gapoktan Salewatang  yang berjumlah 380 orang di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Tata cara pengambilan sampel dilakukan sebagai berikut : Penentuan sampe (responden) dilakukan secara sample acak dengan mengambil  2 kelompok yaitu kelompok Berantas beranggotakan 25 orang dan kelompok Ingin Maju yang berjumlah 25 orang sehingga jumlah sampel secara keseluruhan berjumlah 50 orang. Peranan media elektronik terhadap tingkat adopsi inovasi petani padi sawah sangat berperan dimana media Pemutaran film terdapat 50 % responden pada kategori tinggi, media internet (media sosial)  50 % pada kategori sedang, media televisi 54 % pada kategori tinggi sedangkan media power point 56 % berada pada kategori sedang.  Media elektronik yang paling efektif digunakan dalam kegiatan penyuluhan menurut responden adalah semua media elektronik sangat  merespons tingkat adopsi inovasi, namun tingkat keefektifan tergantung dari tujuan penyuluhan yang akan dicapai dimana rata2 tingkat keefektifan 32,5 % tidak efektif, 44 % cukup efektif   dan 23,5 % Efektif. Hubungan karakteristik petani terhadap tingkat adopsi inovasi petani padi sawah dengan menggunakan media Elektronik adalah pemutaran film dengan nilai korelasi 0,191 *, Media Internet 0,183*, media televisi 0,062 tidak berthubungan nyata dan power point nilai korelasi 0,058 artinya tidak juga berkorelasi nyata dengan tingkat adopsi inovasi dalam penerapan jajar Legowo.

Published
2021-05-24