KAJIAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI BALI DI KABUPATEN MAROS DAN BARRU, PROVINSI SULAWESI SELATAN

Assessment Analysis of Bali Cattle Fattening In Maros and Barru District, South Sulawesi Province

  • A.R. Tondok Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
  • N. Qomariyah Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
  • M. Sariubang Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
Keywords: Sapi bali, penggemukan, konsentrat

Abstract

Permasalahan yang dihadapi penggemukan sapi di Kabupaten Maros dan Barru antara lain rendahnya pengetahuan penyusunan pakan murah yg berkualitas dan kelembagaan ekonomi petani yang belum berkembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan usahatani penggemukan sapi dengan memanfaatkan pakan lokal di Kabupaten Maros dan Kabupaten Barru. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, penentuan sampel secara purposive dan analisis data dengan analisis parsial usahatani selama satu kali proses produksi (3 bulan) menggunakan pendekatan dengan rumus perhitungan: Pd = TR – TC, dilanjutkan dengan R/C ratio. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa teknologi penggemukan sapi dengan pemberian pakan konsentrat menghasilkan pertambahan bobot badan (PBB) rata-rata sebesar 0,6-07 kg/ekor/hr. Dalam tiga bulan penggemukan sapi Bali memberikan pendapatan bersih sebesar Rp. 1.069.854,-/ekor - Rp. 7.521.500,- per ekor dengan R/C sebesar 1,20-1,98 yang berindikasi bahwa usaha tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan.

Published
2021-05-24